Bekasi,Lensa Deteksi News
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah pemberian subsidi pendidikan melalui kerja sama dengan sekolah swasta bagi keluarga yang membutuhkan.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin ada anak di Kota Bekasi yang kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan hanya karena terkendala biaya atau tidak mendapatkan kursi di sekolah negeri.
Menurutnya, kebijakan tersebut saat ini sedang dibahas bersama Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi. Kolaborasi dengan sekolah swasta dinilai menjadi solusi untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas akses pendidikan bagi para siswa.
"Pemkot Bekasi hadir untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar. Kami tidak ingin ada siswa yang putus sekolah hanya karena persoalan ekonomi maupun karena tidak lolos seleksi di sekolah negeri," ujar Abdul Harris Bobihoe.
Ia menjelaskan, keberadaan sekolah swasta memiliki peran penting dalam mendukung sistem pendidikan di Kota Bekasi. Oleh karena itu, pemerintah berupaya membangun sinergi yang kuat dengan lembaga pendidikan swasta agar pelayanan pendidikan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Saat ini, sedikitnya 20 sekolah swasta telah masuk dalam daftar pembahasan dan diproyeksikan menjadi bagian dari program subsidi pendidikan tersebut. Pemerintah bersama BMPS masih menyusun berbagai aspek teknis, mulai dari mekanisme penyaluran bantuan, besaran subsidi, hingga kriteria penerima manfaat.
Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para orang tua yang mengalami kesulitan ekonomi, terutama pada masa penerimaan peserta didik baru. Dengan adanya dukungan pembiayaan dari pemerintah, siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta tanpa terbebani biaya yang terlalu besar.
Selain membantu masyarakat, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat peran sekolah swasta sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bekasi.
Pemkot Bekasi menargetkan program ini dapat segera direalisasikan setelah seluruh pembahasan bersama BMPS selesai dilakukan. Dengan demikian, tidak ada lagi anak di Kota Bekasi yang terhambat untuk mengenyam pendidikan karena faktor biaya maupun keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan serta memastikan hak belajar bagi seluruh anak dapat terpenuhi secara adil dan merata.
Paris.P