SUBANG,LENSA DETEKSI NEWS
Tata kelola keuangan di Desa Tanjungsiang, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, kini menjadi sorotan tajam. Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Tanjungsiang, Taufik Hidayat, diduga melakukan intervensi berlebihan dalam pengelolaan anggaran Dana Desa maupun keuangan BUMDes Buana Lestari. Hal ini diduga memicu persoalan internal di jajaran pengurus serta memburuknya pengelolaan pendapatan desa Rabu(4/8/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, campur tangan yang dinilai terlalu kuat tersebut menimbulkan tumpang tindih wewenang dan mengganggu jalannya pengelolaan sesuai ketentuan. Salah satu yang paling terasa adalah pengelolaan uang pasar yang seharusnya dikelola secara mandiri oleh BUMDes Buana Lestari. Sumber pendapatan tersebut kini disebut tidak tertata dengan baik, sulit dikendalikan, dan rawan ketidaksesuaian pencatatan.
Para pengurus yang merasa tidak memiliki ruang menjalankan tugas dan fungsinya mulai menyuarakan kegelisahan. Mereka menilai intervensi berlebihan membuat tata kelola keuangan menjadi tidak transparan, sehingga menimbulkan keragu-raguan baik di lingkungan pengurus maupun di kalangan masyarakat luas.
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait. Masyarakat berharap instansi berwenang segera melakukan pengecekan dan klarifikasi agar pengelolaan keuangan desa dapat kembali tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya sesuai peraturan yang berlaku.
(Tim)