Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

 


Iklan

Berita

Tag Terpopuler

HOTMIX 129 METER SITU CIGAYONGGONG, BUKTI NYATA APBD SUBANG YANG WARGA MAU‎

10/30/2026 | 19:03 WIB Last Updated 2026-10-30T12:04:21Z
‎‎SUBANG,LENNSA DETEKSI NEWS 
‎
‎Dari RT 19 RW 05 Kp. Cileutik, Desa Kaswet, Kasomalang  Subang
‎Kabar baik datang dari Kasomalang. Peningkatan hotmix jalan Cigayonggong RT 19 RW 05 Kp. Cileutik sepanjang 129 meter lebar 2,5 meter di Desa Kasomalang wetan (Kaswet) sedang di kerjakan jumaat 30/ 10 /2026
‎
‎Hasilnya? Jalan lancar, akses eksis, dan cantiknya Destinasi Situ Cigayonggong makin terlihat.
‎Ini bukan sekadar 129 meter aspal. Ini adalah 129 meter bukti bahwa APBD Subang jika dipakai untuk infrastruktur, hasilnya bisa dilihat mata, bisa diinjak kaki, dan bisa dirasakan manfaatnya oleh semua orang.
‎

‎Kades Desa Kasomalang wetan Rohidin yang akrab Di sapa marwen mengatakan Peningkatan jalan  hotmix ini didanai APBD Subang, kami atas nama pemerintahan desa ( pemdes) kasomalang wetan sejalanakan mengikuti kebijakan  kebijakan yang sesuai dengan program Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Bupati Subang kang Rey yang memprioritaskan infrastruktur jalan.
‎
‎Kades bersama warga Kaswet senada kompak bilang: "Kami sangat setuju!"
‎Kenapa warga setuju?
‎Karena warga sudah cerdas membedakan mana uang APBD yang jadi jalan, "kritis kades 
‎
‎Sejalan dengan sikap warga kp ciletik rt 19 Seperti yang diungkap warga: "Masyarakat sangat setuju jika uang APBD dipakai untuk peningkatan jalan, daripada digunakan untuk dana hibah yang berkedok yayasan dan menggunakan label komunitas masyarakat yang pada akhirnya hanya digunakan untuk memperkaya segelintir oknum saja." Paparnya "
‎
‎Ini adalah kritik paling jujur dari akar rumput. Dan secara akademik, kritik ini sangat valid.
‎Jalan 129 meter x 2,5 meter di Cigayonggong itu jelas. Panjangnya bisa diukur, lebarnya bisa diukur, kualitas hotmixnya bisa diuji. Siapapun yang lewat Situ Cigayonggong akan bilang, "Oh ini hasil APBD."
‎
‎Tapi dana hibah berkedok yayasan dan komunitas? Siapa yang bisa mengukur hasilnya? Laporan kegiatannya seringkali hanya foto-foto seremonial, stempel yayasan, dan kwitansi bodong. Ujungnya, seperti kata warga, hanya memperkaya segelintir oknum.
‎
‎"WARGA DAN KADES MENGUCAPKAN TERIMAKASIH BANYAK PADA BUPATI SUBANG DAN IBU DEWAN ELINA DARI PRAKSI GOLKAR KASWET SIAP NGABRET "
‎Artinya, warga mendukung penuh kebijakan efisiensi ala KDM dan Bupati Subang, ASALKAN efisiensi itu bukan memangkas jalan, tapi memangkas uang yang tidak epektip 
‎ alihkan ke hotmix jalan desa. Itu baru efisiensi yang pro-rakyat!
‎129 Meter Ini Adalah Investasi Wisata.
‎
‎Situ Cigayonggong adalah destinasi. Destinasi butuh akses. Tidak ada wisatawan yang mau datang jika jalannya masih tanah becek.
‎Dengan hotmix lebar 2,5 meter ini, maka:
‎Petani bisa angkut hasil kebun lebih cepat Anak sekolah tidak terlambat
‎ Wisatawan bisa parkir dekat situ, warung warga laku
‎Lancarnya tranportasi 
‎Pesan untuk Pemkab Subang: Lanjutkan!
‎
‎Pesan dari RT 19 RW 05 Kp. Cileutik ini harus didengar oleh Bupati dan DPRD Subang saat membahas APBD 2026:
‎Kaswet kedepan butuh anggaran APBD selain peningkatan jalan hotmik, terutama pembangunan jalan usaha tani ( JUT) agar roda perekonomian tumbuh demi kesejahtraan warga kami, "kades menambahkan 
‎
‎Salut untuk Pemkab Subang yang sudah merealisasikan hotmix Cigayonggong. Ini adalah jawaban atas keraguan warga selama ini.
‎Warga Kaswet sudah membuktikan: Mereka tidak anti-pemerintah. Mereka hanya ingin APBD dipakai untuk hal yang bisa mereka lihat dan rasakan: JALAN BAGUS, bukan LAPORAN BAGUS.
‎129 meter di Kaswet ini kecil di peta Subang, tapi besar maknanya bagi kepercayaan rakyat pada APBD.
‎( Mayo)
×
Berita Terbaru Update